Diabetes dan Fibromyalgia




Pada bulan Januari 1999, saya didiagnosa menderita Diabetes Tipe 2. Kemudian pada tahun 2003 saya pingsan tanpa diketahui penyebabnya di kantor saya. Saat bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, kehidupan saya mulai mengalami kemunduran dengan kunjungan yang konstan ke dokter namun tanpa hasil yang menggembirakan. Saya menderita berbagai kondisi penyakit, mulai dari Fibromyalgia (disebut juga fibrosistis, yaitu kondisi pegal dan sakit di sekujur tubuh) hingga Diabetes Tipe 2.



Saya merasa sangat kesakitan di seluruh otot-otot dan jaringan lunak yang melingkupi persendian di tubuh saya, belum lagi saya masih harus mengalami rasa lelah dan berbagai jenis penyakit lainnya. Beberapa jenis penyakit ini termasuk di antaranya adalah level testosteron yang rendah, kekurangan vitamin dan vitamin D, sakit punggung, sakit kepala, penglihatan terganggu, berkurangnya kemampuan pendengaran, susah tidur bahkan depresi akut. Titik puncaknya saya tidak bisa berjalan lagi sehingga harus menggunakan kursi roda untuk melakukan aktivitas apapun. Hanya untuk bangun dan mandi saja ataupun sekedar pergi ke toilet terpaksa harus minta bantuan orang lain. Kondisi ini sangat sulit bagi saya sehingga kehidupan saya menjadi sangat terisolasi. Saya biasanya meninggalkan rumah mungkin sekitar 1 bulan sekali untuk mengunjungi dokter dan anak-anak saya bisa melihat ayahnya sangat menderita tanpa mengalami pemulihan kesembuhan meskipun telah bolak balik pergi ke dokter. Saya dibesarkan dalam suatu kepercayaan bahwa dokter merupakan suatu jawaban terhadap segala masalah kesehatan. Namun dari kasus yang saya alami, saya menyadari bahwa kenyataannya tidaklah demikian.

Kemudian tibalah pada suatu hari, sesuatu yang tidak diduga-duga terjadi. Sebuah kesempatan datang menuju pintu depan rumah saya serta masuk ke dalam kehidupan saya, kesempatan itu adalah Kangen Water. Saudara ipar saya membawa sebuah unit mesin disertai informasi mengenai cara meminum air tersebut. Ia menyarankan pada saya (dan keluarga) untuk mencoba minum air Kangen Water tersebut selama 30 hari dan merasakan sendiri manfaatnya.

Saya tidur pada malam itu, kemudian bangun keesokan paginya dan merasakan satu hal yang luar biasa. Saya tidak merasa kelelahan seperti yang biasanya saya rasakan selama beberapa tahun terakhir ini. "Apakah ini berkat air tersebut?" saya berkata dalam hati. Ketika anggota keluarga yang lain sudah bangun, saya menyadari bahwa semua level energi keluarga saya juga mengalami peningkatan. Hari itu merupakan salah satu hari yang paling luar biasa dalam hidup saya.

Saya menuliskan ini saat ini (dan mampu berdiri tegak bagi yang ingin melihatnya langsung) mengenai seseorang yang kesehatannya telah berhasil diubahkan. Saya kini tidak lagi terikat pada kursi roda di setiap waktu. Saya kini bisa sedikit berjalan dengan kaki saya sendiri untuk jarak-jarak pendek. Saya juga telah mengalami penurunan berat badan sekitar 20 Kg semenjak mulai minum air Kangen Water. Saya kini dapat memakai pakaian yang dulunya tidak pernah bisa saya kenakan semenjak tahun 1997. Tingkat rasa sakit yang saya alami hampir benar-benar hilang sempurna dan level energi saya meningkat dengan pesat. Saya bangun setiap harinya untuk melihat betapa baiknya kehidupan saya dan keluarga saya telah berkembang.

Keluarga saya telah memperoleh begitu banyak dari air Kangen Water ini sehingga saya merasa saya harus mengatakan pada seluruh dunia "Dengarkanlah penjelasannya, hal ini mungkin saja akan mengubah hidup anda sama seperti hidup saya dan keluarga yang telah diubahkan." (Kesaksian dari James Evans - Sacramento California)

Posting Komentar untuk "Diabetes dan Fibromyalgia"